for all of you,

thanks for visiting my blog. just hope my script will help you well :)

Selasa, 20 Maret 2012

pengamatan struktur sel dan jaringan : hewan dan tumbuhan



Pengamatan Struktur Sel dan Jaringan
Hewan dan Tumbuhan


A. TUJUAN

1. Mempelajari bentuk dan struktur sel hewan dan tumbuhan
2. Mempelajari perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan
3. Mempelajari struktur dan susunan sel-sel pembangan jaringan hewan dan tumbuhan




B. DASAR TEORI

Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil pada makhluk hidup. Sel sebagai unit struktural terkecil bermakna bahwa sel merupakan penyusun yang mendasar bagi tubuh makhluk hidup. Setiap sel tersusun dari berbagai bagian. Yaitu membran plasma, inti sel, sitoplasma dan organel sel. Sel mempunyai organel yang bekerja sama dalam proses kehidupan. Semua sel dibatasi oleh suatu membran yang disebut membran plasma dan daerah di dalam sel disebut sitoplasma.

Sel adalah ruang kecil yang dibentuk oleh irisan-irisan pada jaringan-jaringan tumbuhan. Jaringan-jaringan itu dilihatnya bagaikan tersusun dari banyak ruang kecil yang dibatasi oleh dinding-dinding yang tipis (Sutrian, 1992, 13). Setiap organisme tersusun dari salah satu dari dua jenis sel yang secara struktural berbeda, yakni sel prokariotik dan sel eukariotik. Hanya bakteri dan arkea yang memiliki sel prokariotik. Protista, tumbuhan, jamur dan hewan semuanya mempunyai sel eukariotik (Cambell, 2004, 116). Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan adalah pada bagian-bagian yang hanya dapat ditemukan pada tumbuhan, yaitu plastida, dinding sel dan vakuola besar dan bagian-bagian yang hanya dipunyai oleh hewan yaitu sentriol (Ronald dan Sitopus, 2004; 196-200).


C. ALAT DAN BAHAN

1. Mikroskop
2. Kaca benda
3. Kaca penutup
4. Beaker glass
5. Pipet
6. Pisau silet
7. Kertas hisap
8. Tusuk gigi
9. Methyleen blue
10. Air
11. Bawang merah (Allium cepa)
12. Preparat jaringan otot kerangka
13. Preparat jaringan tulang keras
14. Preparat penampang melintang daun sri rejeki (Rheoe discolor)


D. CARA KERJA

HASIL PENGAMATAN 

z Hasil Pengamatan
a. Sel epitel pipi





Keterangan gambar :
1. Inti sel
2. Membran sel
3. Dinding sel

b. Sel Tumbuhan (Bawang Merah)




Keterangan Gambar :
1. Inti sel
2. Vakuola
3. Membran sel
4. Dinding sel

c. Pengamatan Jaringan Hewan




Keterangan Gambar :
1.Lakuna
2.Lamela
3.Saluran harvest
4.Kanalikuli

d. Penampang Daun Rhoeo Discolor




Keterangan gambar :
1. Stomata
2. Kutikula
3. Epidermis atas
4. Parenkim palisade
5. Xilem
6. Floem
7. Parenkim spons :
8. Epidermis bawah


F. ANALISIS DATA

1. Pengamatan sel hewan
a. sel epitel pipi
tersusun atas :
1. Dinding sel , berfungsi sebagai pelindung bagian dalam sel
2. Inti sel (nukleus), berfungsi sebagai tempat pengendali aktivitas sel
3. Sitoplasma, cairan dalam sel
b. sel-sel darah
tersusun atas :

1. Sel darah merah (eritrosit)
Ciri-ciri : tidak berinti, cekung pada kedua sisi (bikonkaf), berbentuk piringan pipih menyerupai donat, mengandung banyak hemoglobin
Fungsi : membawa oksigen ke seluruh tubuh 

2. Sel darah putih (leukosit)
A. Bergranula (granulosit) :
· Basofil
a. terdiri dari granula dan lobus
b. tiap mm3 darah mengandung 20-50 butir
c. memiliki ciri-ciri yaitu plasma bersifat basa, memiliki bintik-bintik biru yang mengandung histamin dan bersifat fagosit
· Eusinofil,
a. terdiri dari granula dan lobus
b. tiap mm3 darah mengandung 100-400 butir
c. Memiliki ciri-ciri yaitu plasma bersifat asam, memiliki bintik-bintik biru
d. Bersifat fagost
· Neutrofil
a. Plasma bersifat netral dan memiliki bintik-bintik biru
b. Tiap mm3 darah mengandung 3000-7000 butir
c. Bersifat fagosit

B. Tidak bergranula (agranulosit)
· Limfosit
a. Lobus hampir menutupi semua bagian sel
b. Tiap mm3 darah mengandung 1500-3000 butir
c. Dapat bergerak bebas
d. Dapat membentuk zat antibodi
· Monosit
a. Tiap mm3 darah mengandung 100-700 butir
b. Dapat bergerak cepat
c. Bersifat fagosit
d. Monosit dapat membesar dan berkembang menjadi makrofag
Tugas utama leukosit adalah ”memakan” kuman penyakit dan benda-benda asing lain, seperti bakteri yang ada di dalam tubuh.

3. Plasma darah
Cairan yang bertugas membawa sari-sari makanan, sisa metabolisme, hasil ekskresi, dan beberapa gas.
2. Pengamatan sel tumbuhan(Sel epidermis bawang merah)
- Bentuk sel epidermis bawang merah yaitu seperti balok yang disusun miring.
- Terdapat cairan dalam sel bawang merah disebut cairan inti (nukleoplasma) berupa gel dan transparan dan cairan ini disebut karyotin yang mengandung senyawa kimia yang kompleks.Fungsinya untuk melindungi vakuola.
- Sel bawang merah termasuk Sel hidup. karena sel bawang merah mempunyai inti sel,memiliki cairan didalamnya,dan ada aktifitas yang terjadi didalamnya seperti pertukaran zat dalam sel.
3. Pengamatan jaringan hewan
Jaringan otot rangka dan tulang keras
Terdiri dari:
· Osteosit
· Lamela
· Saluran havers
· Lakuna
· kanalikuli
Ciri-ciri:
· banyak inti, tulang keras
· terdapat pada hampir semua bagian tubuh melekat pada tulang,
· bergaris melintang (mikroskop elektron) diinervasi oleh saraf somatik.
4. Pengamatan Jaringan Tumbuhan
Bawang merah
· Epidermis
· Minyak asiri

Rheoe discolor
· Epidermis atas
· Epidermis bawah
· Stomata
· Spons
· Palisade


G. PEMBAHASAN

Dalam praktikum di atas dapat diketahui bahwa sel merupakan ruang kecil atau irisan-irisan pada jaringan-jaringan tumbuhan dan hewan. Pada praktikum kali ini kami mengamati sel hewan, sel-sel darah dan sel tumbuhan. Sekelompok sel yang mempunyai struktur dan fungsi yang sama disebut jaringan. Dalam percobaan kali ini yang menjadi objek penelitian sel hewan adalah epitel pada pipi bagian dalam, sedangkan pada sel tumbuhan digunakan bawang merah dan Rheoe discolor.
Perbedaan struktur sel hewan dan tumbuhan secara umum terletak pada dinding selnya. Sel tumbuhan memiliki dinding sel sedangkan sel hewan tidak memiliki dinding sel. Selain itu perbedaan-perbedaan lainnya yaitu:

                          Sel Tumbuhan                  Sel Hewan
Dinding sel               Ada                             Tidak ada
Plastida                   Ada                              Tidak ada
Lisosom              Tidak ada                            Ada
Sentriol               Tidak ada                            Ada
Badan golgi
Diktiosom
Badan golgi
Vakuola

Sel muda kecul dan banyak, sel dewasanya tunggal dan besar
Berukuran kecil baik sel muda maupun dewasa 

Pada sel epitelium pipi ditemukan adanya dinding sel, nukleus, plasma dan granula. Sel epitelium pipi ini mempunyai bentuk sel yang tidak beraturan atau tidah teratur bentuknya. Dan ini ini merupakan salah satu dari ciri sel hewan
Sedangkan pada sel bawang merah, bentuknya cenderung beraturan, dan merupakan salah satu contoh dari sel tumbuhan, yakni berbentuk segi enam. Didalam sel bawang merah ditemukan dinding sel, plasma dan nukleus.
Perbedaan sel darah merah (eritrosit) dan sel darah putih (leukosit) adalah sel darah merah tidak memiliki inti sel dan berbentuk lempeng cekung, sedangkan sel sel darah putih memiliki inti sel.
Osteosit menerima nutrisi dari pembuluh-pembuluh yang ada pada saluran havers seperti pembuluk kapiler, vena, .arturi dan saluran vlokmen atau melalui kapiler kanalikuli yaitu kapiler yang menghubungkan dua osteosit. Osteosit menerima nutrisi dari pembuluh-pembuluh yang ada pada saluran havers seperti pembuluk kapiler, vena, arturi dan saluran vlokmen atau melalui kapiler kanalikuli yaitu kapiler yang menghubungkan dua osteosit.
Pada pengamatan tanaman Rheoe discolor, stomata terletak sejajar dengan epidermis. fungsi dari setomata itu sendiri adalah sebagai celah keluar-masuknya udara. oleh karena itu stomata terletak pada lapisan terluar atau sejajar dengan epidermis.
Terjadinya proses fotosintesis pada kloroplas karena di dalam kloroplas terdapat klorofil untuk melakukan fotosintesis sesuai dengan reaksi fotosintesis yaitu


H. KESIMPULAN

Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil pada makhluk hidup. Sel sebagai unit struktural terkecil bermakna bahwa sel merupakan penyusun yang mendasar bagi tubuh makhluk hidup.
Perbedaan antara sel hewan dan tumbuhan struktur sel hewan dan tumbuhan secara umum terletak pada dinding selnya. Sel tumbuhan memiliki dinding sel sedangkan sel hewan tidak memiliki dinding sel. Selain itu perbedaan-perbedaan lainnya yaitu:
                          Sel Tumbuhan                  Sel Hewan
Dinding sel               Ada                             Tidak ada
Plastida                   Ada                              Tidak ada
Lisosom              Tidak ada                            Ada
Sentriol               Tidak ada                            Ada
Badan golgi
Diktiosom
Badan golgi
Vakuola
Sel muda kecul dan banyak, sel dewasanya tunggal dan besar
Berukuran kecil baik sel muda maupun dewasa

Pada sel hewan ditemukan adanya dinding sel, nukleus, plasma dan granula. Sel hewan mempunyai bentuk sel yang tidak beraturan atau tidah teratur bentuknya. Sedangkan pada sel tumbuhan, bentuknya cenderung beraturan, dan berbentuk segi enam.tumbuhan ditemukan dinding sel, plasma dan nukleus.


DAFTAR PUSTAKA

Basuki, S. dkk. 2000. Petunjuk Praktikum Anatomi dan Fisiologi Manusia. Malang: Jurusan Biologi FMIPA UM dan JICA.
Soewolo, Sudjono, B., dan Tity, Y. 1999. Fisiologi Manusia. Malang:
IMSTEP-JICA FMIPA UM.
Syamsuri, I. dkk. 1992. Petunjuk Kegiatan Praktikum Biologi Umum. Malang: Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA IKIP Malang.
Tenzer. A, dkk. 2001. Petunjuk Praktikum Struktur Hewan. Malang: Jurusan
Biologi FMIPA UM dan JICA.

1 komentar:

here is about yours on mine :) say it !