for all of you,

thanks for visiting my blog. just hope my script will help you well :)

Rabu, 28 Desember 2011

volume molar gas hidrogen


PENENTUAN VOLUME MOLAR GAS HIDROGEN

MAKALAH
UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH
Praktikum Kimia
yang dibina oleh Bapak Eli Hendrik Sanjaya



Oleh
Prita Putri Dianti              110232420029
Istiqomah                         110322420039
Yoga Dwi Cahyono         110322420052








UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN FISIKA
Desember 2011


PENDAHULUAN

1.        Latar Belakang
Volume molar gas hidrogen adalah volume satu mol gas yang diukur pada keadaan standart (STP), yaitu pada suhu 0ºC dan tekanan 1atm. Volume molar setiap gas pada keadaan standart adalah 22,4 L. Gas gas seperti gas hidrogen dan oksigen yang sangat sedikit larut dalam air dapat ditampung dengan cara pendesakan air. Misalnya dalam suatu bejana yang berisi air penuh, direaksikan dengan zat zat yang menghasilkan gas. Gas yang terbentuk mendesak permukaan air ke bawah. Dengan cara ini volume gas yang terbentuk dapat diketahui dengan jalan mengukur volume air yang terdesak.

2.        Rumusan Masalah
Bagaimana menentukan volume molar gas hidrogen dengna percobaan sederhanana?

3.             Tujuan
Menentukan volume molar gas hidrogen dengan percobaan sederhana.

4.             Prosedur Metodologi
Alat-alat:
-          Gelas ukur
-          Barometer
-          Ember
-          Termometer
Bahan-bahan:
-          Pita Mg
-          Kertas
-          HCl 2M
Langkah kerja:
1.        Menimbang dengan teliti pita Mg yang telah digosok sampai bersih.
2.        Mengisi gelas ukur dengan larutan HCl 2M sampai setengahnya, kemudian menambahkan air sampai penuh.
3.        Menutup gelas ukur dengan kertas, membalik gelas ukur dalam ember yang telah berisi air, kemudian mengambil kertasnya.
4.        Mengamati ada tidaknya gelembung udara dalam gelas ukur. Jika ada gelembung udara, mengulangi langkah 2-3 di atas.
5.        Memasukkan pita Mg ke dalam gelas ukur dari arah bawah.
6.        Menunggu sampai semua Mg habis bereaksi, dan membiarkan suhu larutan sama dengan suhu kamar.
7.        Mengatur tinggi permukaan air dalam gelas ukur agar sama dengan permukaan air dalam ember.
8.        Mencatat volume hidrogen yang terbentuk.
9.        Mencatat temperatur ruang dang tekanan barometer.
10.    Mengulangi langkah 1-9 di atas sekali lagi.




PEMBAHASAN

Data Pengamatan
No

Percobaan I
Percobaan II
1
Berat Mg
0,0100 gram
0,0100 gram
2
Volume HCl 2M
25 ml
25 ml
3
Volume H2(g)
10 ml
10 ml
4
Temperatur
26,5 C
27 C
5
Tekanan Barometer
760 mmHg/994 hPa
760 mmHg/994 hPa
6
Tekanan H2O
25,972 mmHg
26,747 mmHg

Dalam menentukan volume molar gas hidrogen dengan percobaan sederhana, digunakan metode pendesakan gas hidrogen terhadap air dengan menimbang pita Mg yang sebelumnya digosok hingga bersih sehingga tidak mempengaruhi reaksi yang berlangsung. Karena jika ada kotoran pada pita Mg, dapat mempengaruhi hasil reaksinya. Kemudian mengisi gelas ukur dengan  25 ml larutan HCl 2M dan ditambahkan air sampai memenuhi gelas ukur.
Setelah itu tabung ditutup menggunakan kertas dan ditelungkupkan pada ember yang berisi air. Gelas ukur yang sebelumnya diisi oleh larutan HCL dan air tidak boleh ada gelembung udara karena dapat menghambat reaksi. Kemudian memasukkan pita Mg dari bawah atau mulut gelas ukur. Setelah pita Mg habis bereaksi dan suhu larutan sama dengan suhu ruangan, tinggi permukaan air dalam gelas ukur diatur agar sama dengan permukaan air dalam ember. Hal ini agar memudahkan praktikan dalam megukur volume gas hidrogen dalam gelas ukur.
Dengan demikian dapat ditulis reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut :
Mg(s) + 2HCl(aq) à MgCl2(aq) + H2(g)
Volume molar gas hidrogen menurut teori dengan hukum Boyle-Gay Lussac :
dimana:
P1 = Pbarometer = 760 mmHg
P2 = P H2 = 733,253 mmHg
V1 = volume gas STP = 22,4 L
V2 = volume gas hidorgen
T1 = 0o C = 273 K
T2 = suhu ruang = 26,5o C = 300 K

            Dari percobaan tersebut, dapat diketahui volume molar gas hidrogen adalah sebesar 25,51 L dengan tingkat kesalahan 6,3 %. Kesalahan yang terjadi mungkin dikarenakan :
1.        kami sebagai praktikan kurang berhati-hati saat melakukan praktikum
2.        kesalahan paralaks, yaitu kesalahan dalam membaca skala alat
3.        terbatasnya ketelitian alat percobaan







PENUTUP
1.             Kesimpulan
-          Volume molar gas hidrogen adalah volume 1 mol gas yang diukur pada keadaan standart (STP) yaitu pada suhu 0ᴼ C dan tekanan 1 atm.
-          Prinsip kerja pada percobaan “penentuan volume gas molar hidrogen” ini adalah dengan pendesakan air. Jadi tabung reaksi yang telah terisi larutan penuh (air + HCl) ditelungkupkan di dalam ember berisi air kemudian direaksikan dengan pita Mg yang nanti akan menghasilkan gas hidrogen ke dalam tabung reaksi dalam ember tadi. Kemudian akan terbentuk gas yang mendesak permukaan air ke bawah.
-          Pada percobaan ini dihasilkan volume gas hidrogen sebanyak 25,51 L dengan mol H2 sebesar 4 x  mol dan kesalahan atau ralat sebesar 6,3 %.
-          Volume molar gas hidrogen dipengaruhi oleh suhu dan tekanan
-          Kesalahan dalam percobaan mungkin disebabkan oleh praktikan kurang berhati-hati saat melakukan praktikum, kesalahan paralaks,  dan terbatasnya ketelitian alat percobaan.

2.             Saran
Untuk menentukan volume molar gas hidrogen diperlukan ketelitian dalam pengamatan suhu dan tekanan pada alat ukur dan pembulatan angka dalam perhitungan agar persentase kesalahan dapat diperkecil dan dapat diperoleh hasil reaksi yang lebih maksimal.








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

here is about yours on mine :) say it !